Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 12, 2019

To Brulum, forgive me and thanks you so much.

                Malam semakin larut, jarum jam terus bergerak maju, tanpa berbalik sedikitpun terkecuali aku memutar alat pengaturannya. Mataku sulit sekali terpejam, meskipun sudah merasa lelah, lelah karena pekerjaanku yang begitu banyak di kantor serta lelah hatiku yang tak kunjung menemukan pelabuhanku.                 Pernikahanku yang semakin dekat hancur seketika, karena sikapku katanya. Perjalanan penjang yang kita lewati semuanya sia-sia, dia tak pernah percaya aku mencintainya, ingin berlabuh, ingin merasakan hangat dalam dekapannya di saat dingin menerpa.                 Ku pandangi darah yang ada di tanganku, serta darah yang berada di mulutku tak kunjung berhenti. Haruskah aku cek up lagi ke dokter untuk memastikan mulutku baik-baik saja, tapi ras...