Ini cerita tentang “EL”
Hujan masih saja turun, membasahi bajuku dan sepedaku. Perjalanan enam kilo tidak lah dekat, bagiku masih terlalu jauh. Meskipun sudah tiga tahun ini aku di jogja, tapi tetap saja aku merasa jarak sepanjang itu terlalu jauh. Hujan di pagi hari ini tidak begitu deras, tapi dengan sepanjang perjalanan itu tentu bajuku basah apalagi hari ini “Jadwal Presentasiku.” Sepanjang jalan itu aku berpikir, entahlah. Sepertinya itu memang tidak begitu penting aku bahas. El adalah sahabatku di kota yang sangat asing ini, meski kita satu daerah, tapi aku tidak mengenalnya disana. Dia temanku yang unik. “El, kamu kok pake celana? Ini kan hari prsentasi kita!” Tanyaku setengah marah. Oh ya dia kebetulan satu kost sama aku. “Hehehe.. tenang aja Ay, aku bawa kok. Rok ada di tasku, tengok tah!” Jemarinya menunjukan tas coklat kotak kecilnya, mungkin lebih mir...