Postingan

Secuil Rasa dari masa lampau

Hari ini aku akan bagi seuil cerita rasa yang tidak mati namun hidup pun tidak.  lama tidak mendengar kabarnya? mencarinya? tidak perlu, mengingat atau teringat itu sudah cukup. kita berdua berjanji jika suatu hari kita telah menikah dengan bukan dengan kita, kita akan lenyap dari dunianya. Aku tau itu sulit, sangat sulit karena aku telah mencintanya sangat mencintainya, dan aku tau dia. Dia akan melakukannya. perlu kamu tau, aku tidak pernah meninggalkan kamu, tidak pernah. Namun kamu meninggalkan aku dengan alasan kamu tidak mau menunggu lama untuk menikah. kamu tidak memberikan waktu untuku. Kini aku sudah memiliki keluarga, aku mencintai mereka sangat mencintai. Aku berharap aku akan selalu bersama mereka sampai tutup usia. Dan kamu tetap bagian dari kisah masa lampau. Kamu sudah menepati janjimu, terima kasih.    Takdir tidak berpihak kepadaku, namun takdir memberikan kebahagian yang begitu utuh.  

To Brulum, forgive me and thanks you so much.

                Malam semakin larut, jarum jam terus bergerak maju, tanpa berbalik sedikitpun terkecuali aku memutar alat pengaturannya. Mataku sulit sekali terpejam, meskipun sudah merasa lelah, lelah karena pekerjaanku yang begitu banyak di kantor serta lelah hatiku yang tak kunjung menemukan pelabuhanku.                 Pernikahanku yang semakin dekat hancur seketika, karena sikapku katanya. Perjalanan penjang yang kita lewati semuanya sia-sia, dia tak pernah percaya aku mencintainya, ingin berlabuh, ingin merasakan hangat dalam dekapannya di saat dingin menerpa.                 Ku pandangi darah yang ada di tanganku, serta darah yang berada di mulutku tak kunjung berhenti. Haruskah aku cek up lagi ke dokter untuk memastikan mulutku baik-baik saja, tapi ras...

Hy..

Hy apa kabar kamu disana? Aku tidak bisa melihatmu, tidak tahu kamu di benua mana? Baik-baik kah kau dengan mahluk yang ada disana? Maafkan mataku, yang masih sembab atas kesalahanku. Kadang aku ingin sekali sepertimu pergi ke benua kehidupan yang lain bertemu dengan mahluk lain yang membuat aku merasakan oksigen kehidupan kembali, maafkan aku yang kadang sesak karena tidak ada oksigen yang kuhirup. Jangan khawatir, aku akan mengumpulkan mentalku sepenuh jiwa dan raga untuk melihatmu dipelabuhan. Do’akan aku agar aku baik-baik saja melihatmu nanti.

Kekalutan dalam secangkir Expresso

Gambar
“ Stop mi, kamu sudah banyak meminum expresso” Tangannya menahan tanganku yang memegang segelas expresso. “Aku salah apa sya? Bagaimana bisa semua itu terjadi? Aku tidak percaya Sya, sama sekali tidak!” Air matanya terus mengalir dipipinya. “Sya aku tidak pernah berpikir negatif sama dia sama sekali, bahkan ketika dia dibawa ke Rumah sakit saat itu, aku tidak pernah berpikir negatif dengan mereka berdua! Karena Kesehatan dia itu lebih utama dibanding pikiran burukku   maka aku akan membuangnya jauh-jauh sya, aku sadar aku tidak bisa selalu ada untuknya karena jarak. Aku kira jarak beratus-ratus meter tidak akan kalah dengan kepercayaan. Aku kira berbeda propinsi tetap akan menghangatkan komunikasi kita berdua. Aku kira....” Tangisannya membuat ia sulit berbicara, seketika dunia ini beku. Tiga hari yang lalu Mia tidak keluar dari kamar, tidak terkena sinar matahari. Dia memilih untuk tetap diam didalam menahan tangis yang sebenarnya tak tertahankan dan dinginnya tubuh yan...

Aku belum mampu

Gambar
Aku  prempuan anak semester akhir yg kuliah di universitas swasta di kota istimewa. aku akan menceritakan tentang cinta mungkin klise, memang. Tapi mau ga mau cinta tetaplah menjadi perbincangan number #1 tanpa kita sadari.  Aku sudah memutuskan untuk tidak memiliki ikatan cinta sudah 2 tahun ini. Semenjak senja meninggalkanku. Sulit rasanya untuk percaya kepada orang lgi. Bukan karena aku meratapi masa jomblo ku atau aku tidak laku apa lagi itu haha.. Aku memang tdk cantik, cara bicaraku pun puzzle jadi hanya beberapa orang yg mengerti percakapanku. Aku pernah dket sama laki-laki sepantaran sama aku hanya dia adik tingkat kuliahku, aku sering diajak dia main, asal tdk berdua aku mau dan dia  tdk masalah sampai akhirnya dia memintaku saat itulah aku tidak bisa menemui dia lagi. Karena alasanku sudah ku katakan di awal 3 kali cowo dateng selalu ku tolak. Bukan karena kita beda pulau atau budaya yg mmbuat ku enggan. Tapi aku ingin benar" mengkosongkan hati itu...

Qili

Gambar
Hmmm... Aroma Machiato, ku hirup  aromanya dan wah... dia memang tidak keliru dalam selera. Baiklah akan aku ceritakan “Qili-ku” Aku adalah seorang prempuan yang sudah menikah dan mempunyai satu anak. Seorang prempuan yang sangat mungil, giginya baru tumbuh dua. Kaya kelinci ya hehehe,, lebih lucu dari kelinci. Kenapa? Karena dia manusia dan dia adalah anakku, kalau kamu gak percaya masuklah ke duniaku, betapa mengagumkannya bidadari bunda yang ini. Caranya masukkan kepalamu kedalam komuter dan lewati pintu blog ini hahaha.             Dia adalah bukti cinta kami berdua, ah.. aku jadi rindu kala itu. Saat itu kita masih memakai seragam abu-abu, dia kakak kelasku, kebetulan jurusan yang kami pilih adalah sama. Dia sering kali bertingkah aneh didepanku, saat itu aku belum mengenalnya. Sebenarnya selalu aku ingin tertawa dibuatya. tapi aku bukan type prempuan mudah untuk menunjukan perasaanku yang sesungguhnya...

#Semesta

Duduklah bersamaku malam ini,  sudah kusiapkan expresso untuk kita nikmati berdua. Biarkan uapnya menemani obrolan kita malam ini berdua meski kau tak tampak di hadapanku dan hanya bayang semu. Senja, katakan padaku.  Bagaimana aku harus memulai hidupku kembali? Seperti yang kau lakukan. Katakan padaku. kakimu terlampau jauh membawa tubuhmu. Tubuh yang pernah menjadi dinding yang terkuat untuk melindungiku. Katakan padaku, bila engkau memang tidak   menginginkanku kembali? Katakan padaku harus ku apakan surat-surat itu,  menyobek hingga menjadi serpihan atau membakarnya hingga menjadi abu? Aku ingin dicintai kamu sekali lagi dengan cara sederhana. Tapi jangan khawatir, aku tidak akan melakukan apapun atau merusak kehidupan barumu senja. Jika kau mengingkan aku menjadi orang asing dalam hidup mu sekalipun aku tidak ingin mempermasalahkannya, asal kamu bahagia. Jangan khawatir, Aku masih mencintaimu dengan caraku sendiri dan aku ingin meni...